Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang PDF Books

Download Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang PDF books. Access full book title Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang by Surjadi Soedirdja, the book also available in format PDF, EPUB, and Mobi Format, to read online books or download Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang full books, Click Get Books for free access, and save it on your Kindle device, PC, phones or tablets.

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 Tentang
Author: Surjadi Soedirdja
Publisher:
ISBN:
Size: 39.36 MB
Format: PDF, Kindle
View: 6925
Get Books


Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta nomor 475, tahun 1993 tentang
Language: id
Pages: 28
Authors: Surjadi Soedirdja, Jakarta (Daerah Khusus Ibukota). Pemerintah Daerah. Dinas Tata Bangunan dan Pemugaran
Categories:
Type: BOOK - Published: 1993 - Publisher:
Books about Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta nomor 475, tahun 1993 tentang
Bangunan Cagar Budaya Di Propinsi DKI Jakarta
Language: en
Pages: 155
Authors: Surjadi Soedirdja, Jakarta (Daerah Khusus Ibukota). Pemerintah Daerah. Dinas Tata Bangunan dan Pemugaran
Categories: Cultural property
Type: BOOK - Published: 2000 - Publisher:
Books about Bangunan Cagar Budaya Di Propinsi DKI Jakarta
Bangunan cagar budaya di wilayah DKI Jakarta
Language: id
Pages: 120
Authors: Surjadi Soedirdja, Jakarta (Daerah Khusus Ibukota). Pemerintah Daerah. Dinas Tata Bangunan dan Pemugaran
Categories: Buildings
Type: BOOK - Published: 1996 - Publisher:
Historic buildings, mosques, etc. in Jakarta.
Bangunan cagar budaya di DKI Jakarta
Language: id
Pages: 34
Authors: Jakarta Raya (Indonesia). Gubernur
Categories: Associations, institutions, etc
Type: BOOK - Published: 1993 - Publisher:
Books about Bangunan cagar budaya di DKI Jakarta
Batavia-Jakarta, 1600-2000
Language: id
Pages: 1018
Authors: Ewald Ebing, Youetta de Jager, James ter Beek, Jantien Delwel, Herman C. Kemp
Categories: History
Type: BOOK - Published: 2000 - Publisher: Brill Academic Pub
An occasionally annotated bibliography of 5,372 books, journals, articles, articles and chapters from monographs and collective volumes, and unpublished academic papers and theses relating to the Indonesian capital and presumably its surrounding region. Other media, such as maps, manuscripts, and audiovisual and electronic material are not included. The entries are presented chronologically within topical sections such as anthropology, gender studies, law, politics, public administration, sports, and urban development. Indexes are by author, subject, and title. c. Book News Inc.
Arkeologi Islam Nusantara
Language: id
Pages: 370
Authors: Uka Tjandrasasmita
Categories: Historic sites
Type: BOOK - Published: 2009 - Publisher: Kepustakaan Populer Gramedia
Islamic archaeology in Indonesia.
SBU GPIB EDISI AUG 2020
Language: id
Pages: 68
Authors: GPIB INDONESIA
Categories: Antiques & Collectibles
Type: BOOK - Published: 2020-07-30 - Publisher: GPIB Indonesia
PROFIL / SEJARAH GEREJA “SION” JAKARTA Asal nama gereja ini ialah De Nieuwe “PORTUGEESCHE BUITENKERK”. Dinamakan demikian karena bangunan tersebut terletak di luar kota Batavia. Gedung ini dibangun pada abad ke 17, tepatnya saat peletakan batu pertama terjadi pada tanggal 19 Oktober 1693 yang dilakukan oleh putra Gubernur Jenderal Willem van Horn bernama Pieter van Horn yang dihadiri oleh penguasa di kota Batavia, Pejabat dan juga dari Pimpinan Gereja Protestan. Gedung gereja tersebut dibangun selama 2 (dua) tahun. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 1695 dilakukan peresmian sekaligus dilakukan Pentahbisan Gedung Gereja oleh Pendeta Theodorus Zas dalam kebaktian Minggu dengan didasari pembacaan Alkitab dari 1 Raja-Raja 8 : 29-30 yang dihadiri oleh masyarakat Kristen berbangsa Portugis, Belanda, Indonesia dan lain-lain. Luas bangunan utama adalah 24 x 32 M2 dengan tinggi bangunan 20 M. Di bagian belakang dibangun konsistori yang menyatu dengan bangunan utama dengan ukuran 6 x 18 M2 dengan tinggi 9 M. Seluruh bangunan dibuat dari batu bata berukuran besar dengan kerangka utama menggunakan balok-balok besar dari kayu ebonite dan menggunakan atap genteng, serta ditopang 6 (enam) buah tiang utama sebagai penyangga seluruh atap gedung tersebut di mana terdapat 3 (tiga) langit-langit berbentuk lengkung setengah lingkaran yang membujur ke arah
SGDK GPIB EDISI EPT 2020
Language: id
Pages: 37
Authors: GPIB INDONESIA
Categories: Antiques & Collectibles
Type: BOOK - Published: 2020-07-28 - Publisher: GPIB Indonesia
PROFIL / SEJARAH GEREJA “SION” JAKARTA Asal nama gereja ini ialah De Nieuwe “PORTUGEESCHE BUITENKERK”. Dinamakan demikian karena bangunan tersebut terletak di luar kota Batavia. Gedung ini dibangun pada abad ke 17, tepatnya saat peletakan batu pertama terjadi pada tanggal 19 Oktober 1693 yang dilakukan oleh putra Gubernur Jenderal Willem van Horn bernama Pieter van Horn yang dihadiri oleh penguasa di kota Batavia, Pejabat dan juga dari Pimpinan Gereja Protestan. Gedung gereja tersebut dibangun selama 2 (dua) tahun. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 1695 dilakukan peresmian sekaligus dilakukan Pentahbisan Gedung Gereja oleh Pendeta Theodorus Zas dalam kebaktian Minggu dengan didasari pembacaan Alkitab dari 1 Raja-Raja 8 : 29-30 yang dihadiri oleh masyarakat Kristen berbangsa Portugis, Belanda, Indonesia dan lain-lain. Luas bangunan utama adalah 24 x 32 M2 dengan tinggi bangunan 20 M. Di bagian belakang dibangun konsistori yang menyatu dengan bangunan utama dengan ukuran 6 x 18 M2 dengan tinggi 9 M. Seluruh bangunan dibuat dari batu bata berukuran besar dengan kerangka utama menggunakan balok-balok besar dari kayu ebonite dan menggunakan atap genteng, serta ditopang 6 (enam) buah tiang utama sebagai penyangga seluruh atap gedung tersebut di mana terdapat 3 (tiga) langit-langit berbentuk lengkung setengah lingkaran yang membujur ke arah
SGDK GPIB EDISI AUG 2020
Language: id
Pages: 46
Authors: GPIB INDONESIA
Categories: Antiques & Collectibles
Type: BOOK - Published: 2020-07-28 - Publisher: GPIB Indonesia
PROFIL / SEJARAH GEREJA “SION” JAKARTA Asal nama gereja ini ialah De Nieuwe “PORTUGEESCHE BUITENKERK”. Dinamakan demikian karena bangunan tersebut terletak di luar kota Batavia. Gedung ini dibangun pada abad ke 17, tepatnya saat peletakan batu pertama terjadi pada tanggal 19 Oktober 1693 yang dilakukan oleh putra Gubernur Jenderal Willem van Horn bernama Pieter van Horn yang dihadiri oleh penguasa di kota Batavia, Pejabat dan juga dari Pimpinan Gereja Protestan. Gedung gereja tersebut dibangun selama 2 (dua) tahun. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 1695 dilakukan peresmian sekaligus dilakukan Pentahbisan Gedung Gereja oleh Pendeta Theodorus Zas dalam kebaktian Minggu dengan didasari pembacaan Alkitab dari 1 Raja-Raja 8 : 29-30 yang dihadiri oleh masyarakat Kristen berbangsa Portugis, Belanda, Indonesia dan lain-lain. Luas bangunan utama adalah 24 x 32 M2 dengan tinggi bangunan 20 M. Di bagian belakang dibangun konsistori yang menyatu dengan bangunan utama dengan ukuran 6 x 18 M2 dengan tinggi 9 M. Seluruh bangunan dibuat dari batu bata berukuran besar dengan kerangka utama menggunakan balok-balok besar dari kayu ebonite dan menggunakan atap genteng, serta ditopang 6 (enam) buah tiang utama sebagai penyangga seluruh atap gedung tersebut di mana terdapat 3 (tiga) langit-langit berbentuk lengkung setengah lingkaran yang membujur ke arah
SBU GPIB EDISI SEPT 2020
Language: id
Pages: 65
Authors: GPIB INDONESIA
Categories: Antiques & Collectibles
Type: BOOK - Published: 2020-07-30 - Publisher: GPIB Indonesia
PROFIL / SEJARAH GEREJA “SION” JAKARTA Asal nama gereja ini ialah De Nieuwe “PORTUGEESCHE BUITENKERK”. Dinamakan demikian karena bangunan tersebut terletak di luar kota Batavia. Gedung ini dibangun pada abad ke 17, tepatnya saat peletakan batu pertama terjadi pada tanggal 19 Oktober 1693 yang dilakukan oleh putra Gubernur Jenderal Willem van Horn bernama Pieter van Horn yang dihadiri oleh penguasa di kota Batavia, Pejabat dan juga dari Pimpinan Gereja Protestan. Gedung gereja tersebut dibangun selama 2 (dua) tahun. Kemudian pada tanggal 23 Oktober 1695 dilakukan peresmian sekaligus dilakukan Pentahbisan Gedung Gereja oleh Pendeta Theodorus Zas dalam kebaktian Minggu dengan didasari pembacaan Alkitab dari 1 Raja-Raja 8 : 29-30 yang dihadiri oleh masyarakat Kristen berbangsa Portugis, Belanda, Indonesia dan lain-lain. Luas bangunan utama adalah 24 x 32 M2 dengan tinggi bangunan 20 M. Di bagian belakang dibangun konsistori yang menyatu dengan bangunan utama dengan ukuran 6 x 18 M2 dengan tinggi 9 M. Seluruh bangunan dibuat dari batu bata berukuran besar dengan kerangka utama menggunakan balok-balok besar dari kayu ebonite dan menggunakan atap genteng, serta ditopang 6 (enam) buah tiang utama sebagai penyangga seluruh atap gedung tersebut di mana terdapat 3 (tiga) langit-langit berbentuk lengkung setengah lingkaran yang membujur ke arah